Sekat dan sesak

 Sekat ini memaksaku berhenti mengadu,

Dengan tepian ragu yang selalu saja merangu,
Inginku abai dalam rintihan sendu,
Menengadahkan bisu agar tak menjadi pilu.

Duka ini menimpaku dalam diam,
Mengantar dusta yang kian membelenggu,
Mengantar langkah kian lama semakin melaju,
Tentu dengan membawa lara pilu.

Tuhanku..
Aku mengiba dalam belenggu keraguanku,
Dengan tekanan dahsyat terpupuk dikalbuku,
Dengan sayatan duka terpaku didalam diriku.

Sungguh, ketiadaberdayanku akan takdirmu,
Taku kuasa dengan perih yang kau kirimkan kepadaku, melemah atas qadrat iradatmu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PerkembanganTeknologi dari Awal Ditemukan Hingga Masa Perkembangan Kelanjutanya

Menengok Sejarah

Unik, Ini Indonesiaku