Penting: Perhatikan Prinsip dalam Berkomunikasi
Prinsip merupakan suatu komitmen yang sifatnya sangat sukar untuk dilemahkan atau diluluhkan. Prinsip menjadi sesuatu yang memiliki konsekuen besar apabila prinsip yang diteguhkan adalah prinsip yang bertentangan dengan idealita bagi kebanyakan orang. Didalam proses bertukar informasi diperlukan juga prinsip-prinsio yang menjadi dasar nilai-nilai dalam komunikasi. Prinsip-prinsip inilah yang harus diperhatikan agar komunikasi berjalan dengan efektif supaya subtansi pesan tersampaikan. Selain itu receiver faham sehingga dia memberikan feedback sesuai yang diinginkan sender. Hal ini akan memungkinkan tidak adanya miskomunikasi didalam bertukar pesan.
Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan adalah :
1. Clear (Jelas)
Pesan yang hendak disampaikan haruslah memiliki tujuan yang jelas. Tidak menggunakan bahasa yang terbelit dan sukar difahami. Selain itu, perhatikan pemilihan bahasa yang sesuai dengan tingkat penguasaan bahasa receiver. Hal ini dilakukan untuk menghindari kegagalan faham receiver dalam memahami maksud yang dikehendaki sender.
2. Concise (Ringkas)
Pesan hendaklah berfokus pada poin yang hendak disampaikan. Penggunaan kalimat yang berlebihan akan mempersulit receiver dalam menyimpulkan pesan yang diterima.
3. Concret (Konkret)
Informasi berisi suatu data faktual yang terjadi. Tidak boleh adanya penambahan atau pengurangan dalam penulisan dalam pesan informasi. Tujuanya adalah tidak disalahfahami oleh receiver.
4. Correct (Benar)
Pesan yang disampaikan berupa pilihan kata yang benar sehingga mudah dicerna oleh receiver.
5. Coherent (Masuk akal)
Pesan yang disampaikan bukan hanya sebuah iseng yang dapat menimbulkan kesalah fahaman penerima. Banyak sekali pesan iseng yang berisi dogma-dogma yang tidak masuk akal bersifat mistis mitologis hanya untuk menakut-nakuti receiver. Hal ini harus dihindari, sebab pesan yang disampaikan harus bersubstansi hal-hal yang bersifat logik.
6. Courteus (Sopan)
Hendaklah pesan yang disampaikan sesuai denga etika komunikasi, salah satunya adalah menggunakan bahasa yang sopan santun agar receiver tidak tersinggung dan merasa dihormati.
7. Complete (Lengkap)
Pesan harus dikirimkan secara lengkap tanpa terputus agar tidak menciptakan suatu pemahaman yang janggal. Bahkan kemungkinan receiver akan memunculkan kemungkinan-kemungkinan yang sebenarnya tidak dimaksudkan dalam tujuan sender mengirim pesan.
Penting bagi kita semua untuk memperhatikan prinsip-prinsip diatas, yang mana prinsip merupakan bagian dari basic moral yang terpaut dengan realita dan peradaban yang ada dimasyarakat (nilai-nilai umum dalam masyarakat) yang dibangun atas kepenting-kepentingan sosial masyarakat. Korelasinya adalah prinsip komunikasi mengandung sebagian dari etika berkomunikasi agar pesan yang disampaikan tidak menyinggung, menyakiti, mempersulit, dan membebani orang lain dalam menerima pesan.
Berkomunikasi menggunakan prinsip-prinsip yang sesuai tentu akan memudahkan bagi dua aktor komunikasi untuk mengolah komunikasi menjadi suatu hal yang seru dan nyaman untuk dibahasakan. Adanya prinsip yang diterapkan, sangat kecil kemungkinan terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan proses penyampaian dan penerimaan pesan tidak efektif apalagi sampai membentuk sebuah opini yang disalah artikan sehingga membuat gesekan pemahaman yang tidak seharusnya.
Komentar
Posting Komentar