Komunikasi Penyiaran Islam, Program Unggulan FDK yang Luas Jangkauan Kerja
Islam yang ada Nusantara tidak terlepas dari penyebaran dan seruan walisongo. Dakwah yang dilakukan oleh walisongo adalah dakwah yang santai, damai, kontekstual, serta situasional.
UIN Walisongo sebagai salah satu kampu riset terdepan sekaligus penyambung lidah dari dakwah walisongo,melalhirkan fakultas unggul berdasarkan kondisi situasi yang ada pada zaman ini, yaitu Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang kemudian disingkat menjadi FDK.
VISI 2015 – 2035 :
Program studi terdepan dalam pendidikan, penelitian, penerapan dan pengembangan ilmu komunikasi dan penyiaran Islam berbasis kesatuan ilmu pengetahuan untuk kemanusiaan dan peradaban di Asia Tenggara tahun 2035.
Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran ilmu komunikasi dan penyiaran Islam berbasis kesatuan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif dan berakhlak al-karimah.
Menerapkan dan mengembangkan ilmu komunikasi dan penyiaran Islam berbasis riset untuk kemanusiaan dan peradaban.
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang komunikasi dan penyiaran Islam berbasis riset.
Mengembangkan kerjasama dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional dan internasional dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam.
Walaupun berada di naungan fakultas dakwah, KPI tidak serta merta dicetak untuk menjadi seorang da'i atau da'iyah, sebab dalam pembelajaranya dikenalkan dunia jurnalistik, public relation, produksi siaran radio dan filem, manajemen, statistik sosial, serta perkembangan pemikiran. Hal ini membuat prospek kerja yang ditawarkan lulusan KPI sangat beragam yaitu :
1. Da'i atau Da'iyah
Sesuai dengan nama fakultas dakwah, lulusan KPI tentu sangat berpotensi menjadi seorang penceramah, karena secara khusus ia dicetak menjadi pribadi muslim yang dapat beretorika menyampaikan pesan dakwah.
Baik penyiar radio maupun televisi keduanya sama-sama dibutuhkan. Gaji yang dijanjikanpun cukup besar, berdasarkan data gaji seorang penyiar mencapai RP 5 juta setiap bulanya.
Menjadi jurnalis islam, berarti telah merangkap dua keahlian sekaligus, ia menjadi penulis sekaligus berdakwah melalui tulisan. Hal yang dirangkai dalam kalimat adalah sesuatu yang memiliki nilai-nilai keislaman.
Menjadi seorang public speaker adalah pilihan yang juga tidak kalah baiknya. Seiring dengan kepiawaian kemampuan pembacaan situasi maka ia akan semakin mudah mengumpulkan data untuk pembahasanya. Ini akan berakibat baik pada peningkatan pendapatan finansial.
Mulai dari acara kecil hingga acara-acara besar seperti siaran ditelevisi dapat diduduki oleh lulusan KPI. Pembawaan dan pembacaan artikulasi berita yang baik akan memberikan peluang job yang semakin meningkat.
Selain dari contoh prospek kerja diatas, masih banyak lagi peluang pekerjaan yang menanti lulusan KPI seperti penyunting naskah, wartawan editor dan lain sebagainya. Bagi yang ingin mendalami bidamg pers, penyiaran, serta retorika islam mengambil jurusan komunikasi penyiaran islam menjadi hal yang sangat tepat.
Komentar
Posting Komentar